Proses Bisnis Barang Import, Dari Tangan Eksportir Hingga di Tanganmu

Proses Bisnis Barang Import, Dari Tangan Eksportir Hingga di Tanganmu

Kamu sebagai seseorang yang membutuhkan sandang, pangan dan papan tentu saja mempunyai naluri untuk membeli sesuatu untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Melihat adanya peluang itu, terutama pada kesukaan masyarakat dengan barang yang berasal bukan dari negaranya, bisnis barang import pun bermunculan.

Bisnis barang import ini menjadi sesuatu yang menjanjikan. Kebutuhan manusia yang terus naik serta keadaan dunia yang begitu mudahnya akses internet membuat keinginan pun meluas. Mulai dari Kamu yang melihat idolamu di layar kaca memakai suatu baju dan kamu ingin memilikinya. Tentu saja Kamu harus mengimportnya dari luar negeri.

Sebelum melakukan bisnis barang import, kita harus tahu cara import barang ke Indonesia terlebih dahulu. Apa saja sih yang perlu dan Kamu butuhkan untuk melakukan import? Simak beberapa poin ini yuk!

Cara Import Barang ke Indonesia

1. Riset Produk

Kamu harus melakukan riset terlebih dahulu. Riset ini untuk mencari tahu produk apa yang akan Kamu jual dan juga mencari tahu siapa eksportir dan supplier dari barang tersebut. 

2. Negosiasi

Negosiasi ini terjadi oleh Kamu dan supplier. Hal ini untuk menemukan kecocokan harga, kuantitas dan kualitas barang yang akan Kamu ambil dan masuk ke Indonesia. Lalu Kamu akan lanjut ke proses pembayaran. Pembayaran yang lazim bagi bisnis barang import adalah tunai, kredit, wesel dan barter serta transfer.

Pembayaran dengan kredit juga memiliki step-step yang harus Kamu lalui. Supplier harus membuka letter of credit pada bank tempatnya berasal dan melampirkan purchase order. Lalu Bank Devisa Indonesia akan menyetujuinya sesuai kesepakatan yang telah dibuat.

3. Perjanjian Dagang

Tahapan untuk import dalam bisnis barang import selanjutnya adalah perjanjian dagang. Tentu saja Kamu memerlukan perjanjian dengan supplier atau eksportir. Ketika perjanjian sudah menemukan kata sepakat, eksportir ini akan mempersiapkan barang yang menjadi pesanan Kamu sebagai importir. Kemudian akan ready untuk dikirim kepada Kamu. 

4. Penyuratan

Hal yang paling memakan waktu dan sangat penting dalam bisnis barang import adalah penyuratan. Yang mana eksportir akan menyiapkan dokumen yang sesuai dengan spesifikasi dan syarat dari barang yang Kamu pesan. Dokumen tersebut seperti invoice sertifikat dan sebagainya. Dokumen ini dikirim kepada importir dan juga bank devisa Indonesia. 

Setelah urusan dokumen barang selesai. Kini importir akan membuat dokumen pengajuan barang impor. penyuratan juga bisa terlaksana dengan menyewa pengusaha pengurusan jasa kepabeanan jika tidak memiliki pengajuan barang import. Importir harus memenuhi dokumen yang merupakan syarat dalam PIB atau pengajuan barang import. Selain itu harus membayar pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak yang akan masuk ke Bank Devisa.

5. Validasi

Dokumen-dokumen yang Kamu kirimkan untuk bisnis barang import akan menunggu untuk di validasi. Selain itu ada verifikasi perizinan yang juga diberikan oleh Indonesia National Single Window.

Jika dokumen yang Kamu ajukan mengalami masalah dan terdeteksi oleh INSW. Maka importir harus memperbaiki PIB nya. Ketika sudah perbaikan dan validasi berhasil, data tersebut akan dikirimkan ke Bea dan Cukai. Bea dan Cukai ini juga akan melakukan pemeriksaan seperti di INSW yaitu validasi dan verifikasi.

6. Penjaluran

Semua data bisnis barang import Kamu sudah aman. Maka Kamu akan masuk ke proses penjaluran. Jika kamu mendapatkan jalur hijau maka Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB) akan keluar. 

Jika jalur merah. Bea dan Cukai akan memeriksa barang tersebut. Bila tidak ada pelanggaran yang ditemukan oleh Bea dan Cukai maka Kamu akan mendapatkan jalur hijau.

Setelah cara import barang diatas terlaksana. Kamu bisa mengambil barang yang Kamu import yang berada di pelabuhan dengan menunjukkan SPPB. Bisnis barang import Kamu sudah bisa mulai beroperasi. Setelah mengetahui cara-cara import, Kamu harus mengetahui apa kendaraan yang akan mengantarkan barang ke tanganmu.

Jika Kamu mengambil barang dari china, Kamu bisa menggunakan Jasa Importir Barang China Blueray Cargo. Ingin tahu selengkapnya masalah biaya dan rincian pengirimannya? Kalian bisa menghubungi kontak WA berikut ini ya. Semoga bisnis barang import yang akan Kamu lakukan mulai dari pengiriman, penyuratan dan sampai ke tangan Kamu dengan mudah!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Pencarian
Artikel Terbaru
Peraturan Impor Yang Berlaku di Indonesia!

Langkah Mendaftar HS Code Mudah

HS code atau Kode Harmonized System (HS) merupakan daftar klasifikasi barang. HS code sangat menentukan peraturan barang impor dan ekspor. Kode ini dibuat secara sistematis

Konsultasi Gratis