.

Ciri-Ciri Penipuan Bea Cukai yang Harus Diwaspadai & Contohnya

Ciri-Ciri Penipuan Bea Cukai yang Harus Diwaspadai & Contohnya

Kamu tidak melakukan pemesanan apapun, tapi tiba-tiba mendapatkan paket dari luar negeri? Apabila hal ini terjadi, kamu perlu berhati-hati karena bisa saja itu adalah penipuan bea cukai. Oleh karena itu, kamu perlu mengenali ciri ciri penipuan bea cukai.

Nah, agar kamu tidak menjadi korban selanjutnya, simak penjelasan lengkapnya melalui artikel berikut. 

Ciri Ciri Penipuan Bea Cukai

Penipuan dengan mengatasnamakan badan pemerintah terkadang sangat mengkhawatirkan. Apalagi jika melibatkan denda atau hukuman di dalamnya. Berikut 7 ciri-ciri penipuan yang mengatasnamakan bea cukai yang sering terjadi dalam kegiatan impor barang berdasarkan Media Center Bea Cukai. 

1. Harga yang Tidak Wajar

Pertama, kamu perlu membandingkan harga yang tercantum pada produk dengan sebaran harga pada toko online. Ketika harga ini terlalu tinggi atau terlalu murah, kamu patut curiga. 

Penetapan harga yang tidak wajar ini tidak hanya berlaku pada barang saja, tapi juga pada pungutan-pungutan tertentu yang menjadi penipuan mengatasnamakan bea cukai. 

2. Imbalan Hadiah atau Uang

Selanjutnya, tawaran mengandung iming-iming barang mewah atau sejumlah uang dengan nilai fantastis. Ketika pengirim menyampaikan hal ini, kamu perlu berhati-hati karena bea cukai tidak pernah memberikan imbalan semacam itu. 

3. Kontak Pribadi

Menghubungi dengan Kontak Pribadi
Menghubungi dengan Kontak Pribadi | Sumber gambar: Freepik.com

Selain dua di atas, kamu perlu waspada apabila terdapat petugas bea cukai yang menghubungimu langsung menggunakan nomor pribadi. Bea cukai adalah lembaga pemerintah, sehingga semua aktivitas tentu menggunakan nomor official.

4. Barang Lelang dari Situs Tidak Resmi

Jangan mudah percaya ketika kamu mendapatkan tawaran barang lelang dari situs yang tidak resmi. Kamu bisa memastikannya kembali melalui situs lelang resmi dari pemerintah. 

5. Rekening Atas Nama Pribadi

Permintaan Transfer ke Rekening Pribadi
Permintaan Transfer ke Rekening Pribadi | Sumber gambar: Freepik.com

Ciri ciri penipuan bea cukai selanjutnya, ketika kamu diminta harus mengirimkan sejumlah dana atau melakukan pembayaran kepada rekening atas nama pribadi. 

Beberapa kali bea cukai sempat menyampaikan pemberitahuan mengenai pungutan resmi dari bea cukai hanya melalui rekening negara dengan berdasarkan kode billing

Jadi, permintaan pembayaran barang tertentu kepada rekening pribadi bisa mengindikasikan adanya aksi penipuan. 

6. Pungutan Tidak Wajar

Masih berkaitan dengan ciri sebelumnya, apabila ada pihak-pihak yang tiba-tiba mengajukan pungutan yang tidak wajar, kamu bisa langsung melakukan konfirmasi langsung ke bea cukai agar tidak menjadi korban penipuan. 

7. Adanya Ancaman

Ketika kamu tidak melakukan hal-hal yang dilarang, seperti melakukan transaksi benda ilegal atau membantu melancarkan penyelundupan barang ilegal, tentu tidak ada ancaman hukuman yang bisa menjeratmu. 

Untuk itu, apabila ada oknum yang mengatasnamakan bea cukai lalu mengancammu dengan denda atau hukuman, kamu bisa mengkonfirmasinya melalui laman resmi bea cukai. 

Baca Juga: Tugas Bea Cukai dan Sejarah Bea Cukai yang Perlu Anda Ketahui

6 Tips Menghadapi Penipuan Bea Cukai

Apabila kamu pernah mengalami salah satu ciri-ciri penipuan atas nama bea cukai seperti penjelasan di atas, berikut 6 tips yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi aksi penipuan tersebut.

1. Hanya Proses Pembayaran Melalui Kode Billing

Para penipu kerap kali menggunakan modus dengan cara mengirimkan tagihan pada rekening pribadi. Kondisi ini bisa kamu cegah dengan cara meminta kode billing resmi dari  oleh negara. 

Apabila oknum tersebut tidak bisa memberikan kode billing resmi, sebisa mungkin hindari membayarkan biaya yang diminta. 

2. Cek Kiriman Barang

Saat ini, kamu sudah bisa melakukan pengecekan barang melalui situs resmi bea cukai. Cara ini bisa kamu lakukan ketika pihak tertentu memintamu membayar kiriman barang tertentu. 

Apabila kamu tidak menemukan barang tersebut pada hasil pengecekan kiriman, kamu tidak perlu memproses pembayaran apapun. Apalagi kalau sejak awal kamu tidak memesan barang apapun. 

3. Hanya Beli Barang Lelang Secara Resmi

Laman Lelang Resmi
Laman Lelang Resmi | Sumber Gambar: djkn.kemenkeu.go.id

Barang lelang memang biasanya dijual dengan harga yang miring. Namun, jangan sampai ketertarikanmu membeli barang yang lebih murah justru menjerumuskan kepada aksi penipuan. 

Harga barang lelang yang terlalu murah bisa menjadi ciri ciri penipuan bea cukai.  Kamu bisa memastikan keaslian barang lelang tersebut melalui situs lelang.go.id. 

Apabila barang yang ditawarkan tidak terdaftar pada laman tersebut, hindari melakukan transaksi untuk pembelian barang tersebut.

4. Bukti Penindakan

Ada satu dokumen ajaib yang bisa menyelamatkanmu dari penipuan. Dokumen ini berupa bukti penindakan yang dikeluarkan oleh bea cukai. 

Jadi, ketika kamu mendapatkan informasi kalau barangmu sedang ditahan di bea cukai, maka pastikan kamu mendapatkan dokumen bukti penindakan ini. 

Sebelum terbit dokumen tersebut, kamu bisa menunda melakukan pembayaran biaya denda yang diminta. 

5. Hubungi Pusat Informasi

Salah satu modus penipuan yang kerap dilakukan adalah dengan berpura-pura menjadi petugas bea cukai, lalu menghubungimu menggunakan nomor pribadi.

Ketika hal ini terjadi, kamu bisa melakukan pengecekan kembali dengan menghubungi nomor kontak resmi bea cukai melalui 1500225 atau kantor bea cukai terdekat. 

6. Mengabaikan Ancaman Pelaku

Tips terakhir dalam menghadapi aksi penipuan adalah dengan mengabaikan ancaman dari pelaku. Biasanya, ancaman ini akan berupa denda atau kurungan dengan berkedok penahanan barang. 

Sepanjang kamu tidak melakukan kegiatan yang dilarang atau melakukan transaksi barang-barang yang berbahaya, maka ancaman tersebut bisa kamu abaikan. 

Facebook
Twitter
LinkedIn